Allah tak akan suka melihatku menangis berputus asa, Dia lebih suka melihatku menangis berharap padaNya. “Apa yang tak baik yang pernah Allah berikan padaku?” tanyaku pada diriku sendiri sambil memikirkan kebodohan-kebodohanku karena pernah meragukanNya. Meski saat diberi kadang aku tak melihat kebaikan di dalamnya tapi setelah aku melaluinya aku baru menyadari bahwa Dia telah memberiku kebaikan jauh lebih baik dari apa yang kukira baik. Menyulap sesuatu yang kuanggap buruk menjadi hadiyah yang indah. Akhirnya aku mengambil kesimpulan bahwa apapun yang diberikan padaku aku harus lalui dengan sabar dan ihlas serta penuh kesyukuran. Meski sering kali aku mengeluhkannya tanpa sadar, namun aku bersyukur karena Dia cepat untuk menyadarkanku. Dan itu yang aku minta sebaiknya hukum aku di dunia ini dari pada di akhirat nanti. Aku hanya ingin bahagia di akhirat sana. Kata guruku dari pada disiksa abadi di neraka lebih baik seumur hidup duniaku di siksa. Apalagi hidup di ahir zaman, godaannya itulah….ga tahan….,,
Aku ingin memusatkan doaku pada satu titik dimana satu titik itu untuk mendapatkannya Allah harus mengabulkan jalan menuju kesana.
Aku ingin bertemu denganNya diakhirat nanti. Untuk mengabulkan doa itu Allah mesti memberiku ridho, rahmat, cintaNya karena jalan untuk mencapai nya mesti melewati hal-hal yang kusebutkan tadi. Ridho, ilmu, rahmat, dan cintanya pun untuk mencapainya maka Allah mesti memberiku, ilmu, teman-teman yang sholih/sholihah, kesabaran dan rasa syukur yang tak terhingga. Dan seterusnya-dan seterusnya. Mungkin ini yang dimaksud memusatkan doa pada satu titik atau satu tujuan. Satu tujuan tapi 2,3 pulau terlewati….
Bukan berarti malas untuk berdoa…tapi tujuan utama dari doa itu sendiri yang kumaksudkan. Apa yang sedang kupikirkan ini? Ya Allah hanya Engkau yang mengetahui segala sesuatu..
Aku jadi ingat TEMERKUZ (markas). Pada setiap asma ilahi di dalamnya ada semua asma ilahi. Pada asma Allah yang maha Cantik misalnya di dalamnya Ada nama Allah yang Maha Cantik menciptakan, Maha Cantik dalam berkehendak, dan sebagainya….Mungkin dalam doapun di dalamnya terdapat doa-doa yang lain untuk sampai pada tujuan doa inti itu sendiri….(hehehe masih juga membela diri…)
Baiklah-baiklah ku ahiri sampai disini….selingan sebelum tidur….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar