Kamis, 23 Desember 2010

YA Allah Kabulkan


Ya Rabb...
Dengan Rahasia Al mar'u ma'a Man Ahabba
Jadikan cinta kasih kami untuk Taqarrub kepadaMU
Menggapai RidhoMU
Limpahkan keberkahan untuk kami
Beri kami cahaya diatas cahaya
Melalui HidayahMU
Keimanan yang sempurna,
Kematian dengan husnul hatimah

Hindarkan kami dari Godaan nafsu dan syaithan
Hindarkan kami dari azab kubur
Hindarkan kami dari api neraka

DAn berikanlah untuk kami
Surga firdausmu
Amin...
Sebanyak jumlah ciptaanMu

Cinta Ahirat


Manusia lahir bagai kertas bersih

Karena amanah ...

Dialah yang mengisi kertas itu

Salah dalam mengisi tanggun jawab

Cepat lambat pasti akan dihisab

Manusia berpotensi luar biasa

Namun kadang keliru

Disangka potensi itu adalah miliknya

Padahal itulah titipan indah dari Sang Halik

Disangkanya dunia ini segalanya

Padahal dibalik dunia

Ada kehidupan abadi yang menunggu

Sungguh dunia ini ibarat sebuah buku

Manusiyalah yang diberi tugas tuk membacanya

Buku ini !

Memperkenalkan Tuhan yg sebenarnya

Beruntunglah yg membaca

Beruntunglah yang sadar

Beruntunglah yang ingin membacanya

Hidup berarti amanah

Bernafas berarti tanggun jawab

Salah langkah mesti dipertanggun jawabkan

Dan kemenangan kuncinya ada pada iman dan takwa

Wahai yang dewasa

Wahai yang berusaha

Wahai yang pintar

Semuanya akan berlalu

Sudahkah siap menuju Allah

Setiap orang punya persiapan

Setiap orang punya usaha

Setiap orang punya semangat juang

Jangan disibukkan dengan dunia belaka

Gunakan potensi itu untuk mencapai keabadian

Aku yakin

Kita yang membaca ini

Dewasa

Dewasa

Dewasa

Akhirat menanti kita

Akhirat memanggil kita

Akhirat merayu kita

Baik atau buruk

Dunia yang menentukan

Namun hasilnya di akhirat

Carilah ia

Sebelum ia meolakmu

Terima kasih atas segalanya

Semoga Allah berkahi

Pertemanan ini

Dimana kita saling mengingatkan

Ambil yang bermanfaat

Buang yang keliru

Dan isilah hidup dengan iman

Pasti kita akan bahagia

amin

amin

amin

Jika aku pergi mendahului kalian maka doakanlah aku agar Allah meridhoiku dan mengampuni dosa-dosaku. Meski kita hanya saling mengenal lewat tulisan. Tapi bagiku kalian adalah saudariku seiman, tak mengapa tak bersua di dunia tapi nama kalian bagian dari deretan orang-orang yang ingin kutemui di akhirat...Dunia abadi yang akan kita nikmati bersama...Bahkan aku lebih merindukan pertemuan abadi disurga bersama kalian dibanding pertemuan di dunia yang fana ini....

Ya Allah Engkaulah yang baqii dan kami adalah fana..

Aku MencariMu Rabb


Aku datang ..
Mencari sinar harapan..
Menyinari hati..yang sedang galau!

Aku melihat kebelakang ..
Derita..
Aku melihat kedepan ..
Bayangan derita..
Aku melihat sekarang..
Dalam derita..

Ya Tuhanku
PetunjukMu..
Jangan biarkan aku dalam derita..

Ya Tuhanku..
Dengan mengenalMu
Deritaku menjadi lezat..
Dengan iman kepadaMu
Duniaku Syurgaku..

Oh Tuhanku!
Aku selalu mencariMu..
Berikan hambaMu kemampuan..
Dalam membaca surat kasihMu..
karena Aku mencariMu..

Jika aku menemukanMu..
Segala sesuatu pasti aku temukan..
Aku mencariMu ..
dan ..
Aku menemukanMu ..
Di setiap ciptaan aku melihatMu..

Alhamdulillah alaa ni'matil iman .

Berteman KreNa Allah


"Berteman karena Allah itu bagaimana dan seperti apa?" Tanya seorang ibu yang sangat kuhormati dan cintai karena Allah insya Allah...

Ya Rabb bantu kami menjawabnya...Mengandalkan ilmu dari kami tak kan mampu memberikan jawaban yang bisa diterima kami segala yang ada pada diri kami terbatas...kecuali Engkau yang memberikan ilmu itu dan sungguh segala sesuatu yang baik datangnya dari Mu...

Insya Allah jawabannya kami akan petik dari percikan-percikan cahaya Risalah Nur.

Berteman berarti menyatukan 2 hati, dan tentunya penyatuan hati itu hanya bisa dilakukan dnegan keihlasan.

Sungguh untuk berteman tak harus cari orang yang baik untuk dijadikan teman. Apalagi kontesnya karena Allah. Berarti semua hamba Allah bisa jadi teman.

Pohonpun bisa jadi teman, dengan tidak memangkas daunnya tanpa sebab, menghentikan dzikrullahnya. Itupun sudah membuat kita berteman dengan pohon. Itu salah satu contoh...Dan orang yang bisa berteman dengan apapun selalu merasa ada Allah didekatnya karena pada ciptaanNya ada Dia.

Inti dari semuanya ada keihlasan, Sesuatu yang dikerjakan karena Allah secara tidak langsung membahas tentang keihlasan. Apa dan bagaimana itu ihlas. Ust. Bediuzzaman Said Nursi menjelaskannya dengan sangat baik dalam Risalah Nur(Lama'at, cahaya ke 20 dan 21).

Berteman karena Allah sebaiknya dimulai dari memperbaiki diri sendiri. Ingin diperlakukan baik maka mesti memperlakukan orang lain dengan baik. Adapun jika ia berlaku buruk pada kita, maka jangan merusak keihlasan kita dengan membalas hal yang buruk pula padanya tapi doakan dia karena itu yang dia butuhkan. Rangkul dan rayulah ia agar menyadari kesalahannya. Karena saat seperti itulah ia membutuhkan teman yang sesungguhnya. Jika ia masih juga melakukan kesalahan maka bersabarlah, karena tugas hakiki kita adalah menyampaikan dan hasilnya serahkan kepada Allah. Yang memberi hidayah hanyalah Allah.

Berteman Karena Allah...

Jangan pernah meminta pamrih, biarkan Allah yang memberikan balasan atas perbuatan baik kita padanya. Itu akan lebih indah dan menambah keihlasan kita.

Berteman Karena Allah...

Berusahalah untuk bisa menyatukan tujuan, saling memahami, dan tujuan itu adalah ridho Allah semata. Insya Allah jumlah kita yang sedikit 3 orang misalnya, bisa senilai 111 orang karena kerjasama, keihlasan, dan kebersamaan.

Berteman Karena Allah...

Jadikan kebahagiaannya adalah kebahagiaan kita, dan kesedihannya adalah kesedihan kita. Tapi hati-hati dengan rasa sedih itu. Jangan sampai dia larut dalam kesedihan dan kitapun ikut larut di dalamnya. Sebaiknya kita sebagai pembawa obat penawar atas kesedihannya. Mencari resep dari cahaya qur'an agar dia bisa kembali tersenyum.

Berteman Karena Allah...

Jangan terlena dengan kehidupan ini. Cinta kita sedemikian terpautnya jangan sampai menjadi penyakit ma'nawi. Ingatlah kematian agar kita siap untuk berpisah...Agar perpisahan tidak merusak pertemanan itu. Agar perpisahan itu tidak membuat kita larut dalam kesedihan tapi justru mengingatkan kita kepada tempat kembali dan tempat berkumpul yang hakiki sehingga kita berusaha untuk mendapatkan kehidupan abadi yang bahagia.

Jadlah kita berteman dalam naungan cinta Allah

Mungkin diantara teman-teman ada yang akan bertanya...

'"Selalu saja kita yang berkorban untuknya, lalu apa yang kita dapatkan ?"

Saudariku yang dicintai Allah...

Yang kita dapatkan adalah KENIKMATAN..

Nikmatnya membahagiakan orang lain jauh lebih nikmat dari kebahagiaan kita sendiri.

Seekor ayam jantan memberi makanan kepada seekor ayam betina....Ayam jantan itu meski dia butuh tapi tidak diambilnya sedikitpun. Dia puas dengan melihat ayam betina itu makan dan menikmatinya...

Ya Rabb Maha suci Engkau yang mengajarkan kami berbuat dari segala ciptaanMu

Perhatikanlah sebatang lilin, yang demi menerangi kegelapan kita dia membakar dirinya. Namun meskipun begitu dia tak habis begitu saja, namanya abadi dia dikenal sebagai "pemberi cahaya"...Masya Allah MilikNyalah segala perumpamaan yang indah..

Coba rasakan kenikmatan jika kita mampu menjadi cahaya penerang untuk hati teman kita yang gelap....Ya Rabb semoga kami diantara insan yang bisa membagi cahayaMu kepada mereka yang sedang redup hatinya..

"Segala sesuatu jika dinisbatkan kepada Allah akan menjadi mudah, namun jika dinisbatkan kepada makhluk atau sebab maka akan menjadi sulit" (R.N. Lama'at, cahaya ke 23/mesnewi nuriye)

Semoga kita salah satu diantara mereka yang Berteman Karena Allah

Untukmu Yang Kurindu

Kutengadahkan wajahku kelangit
Kulihat awan hitam menyelimutinya
Seberkas cahaya bulan yang sedikit menyinari
Indahnya malam ini
Meski langit mendung
Namun patut kusyukuri
Hatiku tak sekusamnya

Malam ini, aku sendiri
Dikeheningan malam
Kurasa sepi yang mendalam
Tergambar satu wajah dalam benakku
Yang kutau namun tak kunjung kutemui
Apakah aku mengenalnya?
Entahlah, tapi hatiku serasa begitu dekat dengannya
Kadang aku melihat
Dirinya memakai topeng
Hingga aku tak mengenalinya
Aku tak tau wajah aslinya
Aku tertipu dengan permainannya

Dimana dirimu kasih?
Tak kudengar kabar darimu
Kau larut dalam kesibukanmu
Tapi aku yakin kau tak pernah lupa memintaku padaNya

Aku tau kau ingin yang sempurna
Aku tau kau ingin bidadari
Aku pun ingin taat padamu
Membuatku tak sabar menanti
Saat dirimu menobatkanku
Sebagai bidadari
Yang menemanimu dunia khirat

Yah aku menantikan itu
Saat aku tak perlu lagi ragu
Tuk memberi seluruh cinta dan kasihku untukmu
Saat aku tak perlu lagi ragu
Tuk memenuhi segala permintaanmu
Saat tak ada lagi hijab yang membentang diantara kita
Saat kita bersatu menjadi satu bagian yang tak terpisahkan
Saat aku boleh mencintai segala apa yang kau cintai

Aku menantikannya dan senantiasa terungkap dalam doaku
Apa kau tau bagaimana kalimat ini terungkap?
Semua karena aku merindukanmu
Kadang aku bingung
Apa yang kulakukan ini salah
Atau ini adalah satu kewajaran

Jangan katakana ini nafsu
Karena yang kuinginkan
Bukan ciuman atau pelukan mesramu
Aku ingin hatimu
Hati yang tulus tuk menyayangiku
Menjagaku dengan segenap ragamu
Tuk buatku jauh lebih berarti
Dan jauh lebih baik

Aku bahkan rela jika harus menjadi pembantumu
Tapi setelah kau nobatkan jadi bidadarimu
Hehehehe………………….
Padamu ada surga dan neraka
Tinggal aku yang memilihnya
Dan tentunya aku memilih surga
Dan jika kau mencintaiku
Jalan kesurga akan kau buka lebar untukku
Dan menutup rapat jalan menuju neraka

#.I’lan

Setiap gadis merindukan sang pangerannya. Kata “MU” dalam tulisan ini pun berarti sang pangeran itu….yah tak ada yang tak merindukannya. Akupun tak tau siapa dia, namun ini kalimat yang terungkap saat aku memikirkannya…lebaaaayyy

Sekedar mewakili rasa dalam hati teman2...

I love you MaMa


Mama...Aku menyayangimu

Yah semoga itupun tergambar pada perlakuan kami padamu

Meski aku jauh..

Meski aku jarang memberi kabar..

Meski aku tak disisimu..

Namun dalam setiap doaku selalu ada mama..

Mama...Aku rindu padamu

Bagiku hari ibu

Adalah setiap hari

Maafkan aku yang pernah tak peduli

Maafkan aku yang pernah tak dengar

Maafkan aku yang pernah tak lihat lelahmu

Namun saat semua itu berlalu

Aku kini menyadari

Bahwa segala apa yang engkau nasehati adalah benar

Dan kini dengan itu aku melangkah


Mama...Aku mencintaimu..

Terima kasih untuk kesediaanmu

Melahirkanku di dunia ini

Terima kasih untuk merawatku

Dengan cinta dan penuh kasih

Terima kasih untuk didikanmu

Yang tak lepas dari qur'an dan sunnah

Terima kasih untuk mengizinkanku

Meninggalkan rumah demi ummat

Terima kasih untuk nasehatmu

Yang tak pernah lepas dari mengingat Allah

Terima kasih untuk segala yang kau beri

Dengan apa aku akan membalasnya....


Ya Rabb...

Aku tak miliki apapun

Kecuali ketidakberdayaan dan kemiskinan

Namun Engkau pemilik dari segala sesuatu

Engkau memiliki kehendak yang tak terbatas

Dengan penuh kerendahan diri..

Aku memohon padaMu..



YA Rabb..

Ampunkan dosa-dosaku dan dosa kedua orang tuaku

Dan sayangilah mereka

Seperti mereka menyayangiku

Sewaktu aku masih kecil..


Ya Rabb..

Sediakan untuk kami rumah indah disana...

Di surga terindahmu yang abadi

Dimana kami bisa bertemu denganMu ya Allah..

Dimana kami bisa bertemu Rasulullah SAW

Dimana kami bisa bertemu ust. Hazretleri

Dimana kami bisa berkumpul bersama orang-orang yang shalih..


Ya Rabb...

Aku meminta hidup abadi yang indah

Bersama mereka yang Engkau cintai

Bersama mereka yang mencintaiMu

Bersama mereka yang kucintai



Ya Rabbim...

Annem - babam hizmeti iman ve qur'an

Hic anlamiyorlar

Ama boyle bana izin verirki

Onlarda hizmet yapiyorduler

bize riza ver ya Rabbim

Seni istiyoruz

Seni ariyoruz


YA Rabb...kusur muzu affet..

Bize kendine kul kabulet

Emanetine gabzetmek

Zamanina kadar bize emaniti emin kil..

Amin..Amin..Amin..

Alfu, alfi shalatin

wa alfu alfi salamin alayka ya Rasulullah