
"Berteman karena Allah itu bagaimana dan seperti apa?" Tanya seorang ibu yang sangat kuhormati dan cintai karena Allah insya Allah...
Ya Rabb bantu kami menjawabnya...Mengandalkan ilmu dari kami tak kan mampu memberikan jawaban yang bisa diterima kami segala yang ada pada diri kami terbatas...kecuali Engkau yang memberikan ilmu itu dan sungguh segala sesuatu yang baik datangnya dari Mu...
Insya Allah jawabannya kami akan petik dari percikan-percikan cahaya Risalah Nur.
Berteman berarti menyatukan 2 hati, dan tentunya penyatuan hati itu hanya bisa dilakukan dnegan keihlasan.
Sungguh untuk berteman tak harus cari orang yang baik untuk dijadikan teman. Apalagi kontesnya karena Allah. Berarti semua hamba Allah bisa jadi teman.
Pohonpun bisa jadi teman, dengan tidak memangkas daunnya tanpa sebab, menghentikan dzikrullahnya. Itupun sudah membuat kita berteman dengan pohon. Itu salah satu contoh...Dan orang yang bisa berteman dengan apapun selalu merasa ada Allah didekatnya karena pada ciptaanNya ada Dia.
Inti dari semuanya ada keihlasan, Sesuatu yang dikerjakan karena Allah secara tidak langsung membahas tentang keihlasan. Apa dan bagaimana itu ihlas. Ust. Bediuzzaman Said Nursi menjelaskannya dengan sangat baik dalam Risalah Nur(Lama'at, cahaya ke 20 dan 21).
Berteman karena Allah sebaiknya dimulai dari memperbaiki diri sendiri. Ingin diperlakukan baik maka mesti memperlakukan orang lain dengan baik. Adapun jika ia berlaku buruk pada kita, maka jangan merusak keihlasan kita dengan membalas hal yang buruk pula padanya tapi doakan dia karena itu yang dia butuhkan. Rangkul dan rayulah ia agar menyadari kesalahannya. Karena saat seperti itulah ia membutuhkan teman yang sesungguhnya. Jika ia masih juga melakukan kesalahan maka bersabarlah, karena tugas hakiki kita adalah menyampaikan dan hasilnya serahkan kepada Allah. Yang memberi hidayah hanyalah Allah.
Berteman Karena Allah...
Jangan pernah meminta pamrih, biarkan Allah yang memberikan balasan atas perbuatan baik kita padanya. Itu akan lebih indah dan menambah keihlasan kita.
Berteman Karena Allah...
Berusahalah untuk bisa menyatukan tujuan, saling memahami, dan tujuan itu adalah ridho Allah semata. Insya Allah jumlah kita yang sedikit 3 orang misalnya, bisa senilai 111 orang karena kerjasama, keihlasan, dan kebersamaan.
Berteman Karena Allah...
Jadikan kebahagiaannya adalah kebahagiaan kita, dan kesedihannya adalah kesedihan kita. Tapi hati-hati dengan rasa sedih itu. Jangan sampai dia larut dalam kesedihan dan kitapun ikut larut di dalamnya. Sebaiknya kita sebagai pembawa obat penawar atas kesedihannya. Mencari resep dari cahaya qur'an agar dia bisa kembali tersenyum.
Berteman Karena Allah...
Jangan terlena dengan kehidupan ini. Cinta kita sedemikian terpautnya jangan sampai menjadi penyakit ma'nawi. Ingatlah kematian agar kita siap untuk berpisah...Agar perpisahan tidak merusak pertemanan itu. Agar perpisahan itu tidak membuat kita larut dalam kesedihan tapi justru mengingatkan kita kepada tempat kembali dan tempat berkumpul yang hakiki sehingga kita berusaha untuk mendapatkan kehidupan abadi yang bahagia.
Jadlah kita berteman dalam naungan cinta Allah
Mungkin diantara teman-teman ada yang akan bertanya...
'"Selalu saja kita yang berkorban untuknya, lalu apa yang kita dapatkan ?"
Saudariku yang dicintai Allah...
Yang kita dapatkan adalah KENIKMATAN..
Nikmatnya membahagiakan orang lain jauh lebih nikmat dari kebahagiaan kita sendiri.
Seekor ayam jantan memberi makanan kepada seekor ayam betina....Ayam jantan itu meski dia butuh tapi tidak diambilnya sedikitpun. Dia puas dengan melihat ayam betina itu makan dan menikmatinya...
Ya Rabb Maha suci Engkau yang mengajarkan kami berbuat dari segala ciptaanMu
Perhatikanlah sebatang lilin, yang demi menerangi kegelapan kita dia membakar dirinya. Namun meskipun begitu dia tak habis begitu saja, namanya abadi dia dikenal sebagai "pemberi cahaya"...Masya Allah MilikNyalah segala perumpamaan yang indah..
Coba rasakan kenikmatan jika kita mampu menjadi cahaya penerang untuk hati teman kita yang gelap....Ya Rabb semoga kami diantara insan yang bisa membagi cahayaMu kepada mereka yang sedang redup hatinya..
"Segala sesuatu jika dinisbatkan kepada Allah akan menjadi mudah, namun jika dinisbatkan kepada makhluk atau sebab maka akan menjadi sulit" (R.N. Lama'at, cahaya ke 23/mesnewi nuriye)
Semoga kita salah satu diantara mereka yang Berteman Karena Allah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar