Senin, 03 Januari 2011

Aku ingin Menangis

Aku menanti saat itu tiba, disaat aku tak lagi harus menanti...
Aku terbangun pagi ini dengan mata yang bengkak, kucoba mengingat apa yang terjadi semalam. Sedikit sulit mengingatnya karena diriku sendiri seperti dalam keadaan yang belum sadar penuh. Alhamdulillahilladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wailayhinnusur.
Kembali aku mengingat kejadian tadi malam. Entah apa yang terjadi padaku hingga dadaku sesak. Andai aku bisa berteriak kencang , aku ingin melakukannya. Namun kutau tak ada yang tau isi hatiku selain diriNya...Lalu apakah dengan berteriak Dia akan mendengarkannya????
Kucoba berbisik perlahan dengan lantunan doa aku memohon ampunan padaNya,,,, Secara berulang aku mengucap tanpa sadar "AKU TAKUT...AKU TAKUT...AKU TAKUT". Tak lama aku menyadari apa yang kukatakan...Yah aku takut pada kelalaianku, aku takut pada kecerobohanku, aku takut pada kebodohanku...Aku ingin mengucap seluruh apa yang aku takutkan namun tak mampu diriku untuk mengingatnya satu persatu...Aku hanya bisa mengulang-ulang kata itu "Ya Rabb...aku takut...aku takut..aku takut...". Linangan air mataku tak henti mengalir...Aku merasakan kenikmatan dengan terus meresapi kata yang kulontarkan...
Mencoba menenangkan diri aku sholat tobat..., Mungkin dosaku takkan terhapus dengan sholat itu. Tapi paling tidak aku mengucap ikrar untuk berusaha tidak mengulanginya. Paling tidak aku merasa Rabb itu mencintaiku dengan begitu ia mengampunkanku walau ternyata yang Dia beri padaku itu hanya kasih sayang, yang kafirpun mendapatkannya.
Tapi paling tidak prasangkaku padanya yang menganggap kasih sayangnya itu adalah cinta untukku sedikit menenangkanku bahwa masih ada yang bisa kuharapkan dan tidak ada tempatku berharap kecuali padaNya...
Aku tak tau apa yang membuatku tertidur, yang kutau aku menangis sebelum tertidur. Di pagi hari saat aku bangun mataku sulit untuk dibuka karena ternyata sudah bengkak seperti bola pimpong.Namun aku bisa kembali tersenyum...malam itu begitu nikmat tangisan itu. Ternyata bukan hanya makanan yang bisa dinikmati...tangispun bisa dinikmati...
Jika menangis itu tidak menyenangkan mungkin menangis karena Allah atau menangis karena meminta padaNya itu satu-satunya hal yang membuat tangisan itu menjadi indah atau nikmat...
Suatu saat aku akan kembali merindukannya....