Rabu, 08 Juli 2009

Kuingin keduanya

Dalam tidur lelapku , aku bagai terbangun di wilayah yang tak kukenal. Dalam jiwaku tersirat rasa takut yang tak tertahan namun rasa penasaran membuatku tetap berada di tempat yang tak kukenal itu. Benakku berkomentar di tempat yang semakin lama tak asing lagi bagiku. Aku sadar bahwa aku berada di wilayah yang sebelumnya aku pernah bermukim di sana. Sebuah pesantren, yah ini Yasrib
Oooh tidak,,,, kupikir aku ada di sana tapi ternyata aku melihat diriku disana. Bagai menonton film di bioskop. Aku terus mengikuti alur cerita yang tersusun dalam mimpiku malam itu. Diriku disana sedang mencari seorang sosok yang tak di kenal oleh orang lain, namu nyang mengenalnya hanya diriku. Hingga seorang ust yang mengantarku memperlihatkan satu -persatu orang yang ciri-cirinya hampir sama dengan orang yang kucari.
Kenapa aku mencarinya? aku sendiri tak paham. Aku terbangun oleh suara weker sehingga aku tejaga dari tidurku. Dan tak lagi aku bisa menonton film itu dimana diriku sendiri yang berperan di dalamnya.
Kucoba tuk mengingat kembali, akhirnya aku tersadar bahwa sebelum aku tidur aku sempat meminta jawaban dari Allah lewat istikhoroh. Namun aku tak paham dengan semua ini, mimpinya ga sampai.hikhikhikhikhikhikhihik

Bintang-bintang bersaksi

Dari buku Risalah An-Nur. Said Nursi. Menjawab yang tak terjawab menjelaskan yang tak terjelaskan( the Letters). Hal 22-24
Surat ke 4: Seberkas Sinar dari Perwujudan Asma Allah, Yang Maha Bijaksana
Dengarkan bintang-bintang dan dengarkan sabda indah mereka
Lihat apa yang tertulis dalam pesan panjang kebijaksanaan
Mereka serentak memancarkan berita kebenaran ini
Masing-masing dari kita adalah bukti yang memancar
Bagi kekuasaan agung yang Maha Kuasa Terpuji
Kita menjadi saksi dari keberadaan sang pencipta
Dan juga Keesaan dan Kekuasaannya
Kita adalah keajaiban-keajaiban kecilnya yang menghiasi langit
Sebagai wahana para malaikat beterbangan
Kita adalah milyaran mata-mata langit yang selalu terjaga
Melihat surga dan mengamati bumi
Kita adalah buah-buahan yang sangat istimewa
Yang tergantung di ranting langit di pohon ciptaan
Dan pada ranting dari galaxy Bima Sakti, yang dipasang oleh
Tangan kebijaksanaan dari Yang Maha Agung, Dzat yang Maha Indah
Bagi penghuni surga/langit, kita adalah masjid-masjid yang berkelana
Rumah-rumah yang berkeliling dan kediaman agung
Lampu-lampu yang menebar cahaya, dan kapal-kapal, serta pesawat-pesawat kokoh
Kita adalah keajaiban dari kuasa yang Maha Kuasa, akan kesempurnaan, Maha Bijaksana dan Keagungan
Masing-masing dari kita adalah keajaiban dari seni kreasiNya, suatu kelangkaan dari kebijaksanaannya, keindahan dari ciptaannya, dunia cahaya
Untuk insane yang benar-benar manusiawi
Kita menampilkan ratusan ribu bukti, dalam ratusan ribu bahasa
Mata dari atheis semoga tetap buta, taki akan pernah melihat wajah-wajah kami
Atau telinganya tak akan pernah mendengar kata-kata kami
Kami adalah tanda-tanda yang mengatakan kebenaran
Pada wajah kita ad stempel dan cap yang sama
Kita taat pada Tuhan kita dan memuliakannya
Dan menyebutnya dalam ibadah
Kita adalah pengagum sejati dalam lingkaran terbesar galaxy Bima Sakti
Lingkaran yang memujji asma-asma Allah
Hanya yang Maha Kekal sajalah yang abadi
Said Nursi

Cinta dan kasih sayang

Dari buku Risalah An Nur. Said Nursi. Menjelaskan yang tak terjelaskan menjawab yang tak terjawab(The Letters)

  • CINTA DAN KASIH SAYANG itu berbeda. Kasih sayang bersifat lembut dan terasa lebih dalam, sedangkan untuk cinta, dalam banyak kasus, kita mestinya tidak menurunkan derajat diri kita menjadi pemuja cinta. Kasih sayang adalah perasan yang begitu menyeluruh sehingga orang, karena kasih sayangnya kepada anak-anaknya,merasa mengasih sayangi anak-anak lain juga dan bahkan untuk semua makhluk hidup. Cinta terbatas kepada orang yang dicintai, dan menyebabkan sipecinta melupakan orang lain sehingga ia bisa menyukai kekasihnya.kasih sayang yang tulus, meskipun dalam derajat tingkat yang paling rendah, juga dirasakan oleh binatang terhadap anak-anak mereka, membuktikan bahwa kasih sayang tidak menuntut balasan. Obat penyakit kasih sayang adalah kebenaran yang dinyatakan oleh ayat-ayat qur’an, Allh adalah sebaik-baik penjaga dan Dia adalah yang Maha penyayang diantara Maha Penyayang.

  • Wahai jiwaku yang menderita karena pikiran dan khayalan yang melintas tanpa sengaja! Kebanyakan khayalan, kenangan dan pengkaitan-pengkaitan pemikiran biasanya terjadi pada seseorang tanpa disengaja. Jika hal-hal tersebut itu baik maka mereka mungkin membawa efek yang baik pada manusia, dan mungkin mencerminkan nuraninya, seperti halnya panas dan cahaya matahari terpantul dicermin. Sebaliknya jika hal-hal tersebut itu jahat, mereka tidak akan menembus kedalam jiwa seseorang, karena bayangan sesuatu yang buruk tidaklah buruk, dan bayangan seekor ular tidaklah menggigit.

  • Ya Tuhan kami, jangan palingkan hati kami setelah engkau beri petunjuk, dan karuniai kami dengan kasih sayangmu, engkau Maha pemberi karunia.

  • Ya Allah, anugrahilah rahmat dan kedamaian sebanyak unsur yang ada di alam semesta, bagi beliau yang memecahkan misteri ciptaanmu dan bagi keluarganya serta para sahabat selama bumi dan langit masih ada.

  • Jika kamu memperlakukan orang mulia dengan mulia, dia akan kalah. Tetapi jika kamu memperlakukan orang hina dengan mulia, dia akan memberontak.

  • Kedamaian dikedua alam bergantung pada 2 hal: keluhuran budi terhadap teman dan kelakuan bijak terhadap musuh.

Sabar

ALLAH BERSAMA ORANG-ORANG YANG SABAR
Apakah yang dimaksud dengan “sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”(al baqarah:153)

Jawaban:

Seperti yang disyaratkan asmaNya, yang Maha Bijaksana telah menetapkan sebuah keteraturan, sebuah prosedur yang pasti seperti anak tangga pada sebuah tangga, bagi terwujudnya segala sesuatu. Orang yang tidak sabar tidak bertindak dengan pertimbangan yang mendalam. Mungkin dia bertindak terlalu jauh dan gagal atau menghilangkan suatu langkah dan tidak dapat mencapai tujuannya. Oleh karena itulah ketamakan adalah sebab kemiskinan dan sebaliknya, kesabaran adalah kunci bagi pemecahan masalah. Oleh sebab itu perkataan, keserakahan akan menuai kekecewaan dan kerugian, tetapi kesabaran adalah sarana perasaan lega, telah menjadi pepatah.

Tuhan Yang Maha Kuasa membantu orang-orang yang sabar dan membuat mereka berhasil. Terdapat 3 jenis kesabaran:

  1. Sabar melawan godaan-godaan diri sendiri secara jasmaniah dan menahan diri dari dosa-dosa. Ini adalah taqwa dan membuat orang yang sabar menjadi lambang dari firman Allah, ketahuilah, bahwa Allah beserta orang-orang yang bertaqwa(albaqarah:194)

  2. Orang yang sabar adalah yang mampu memikul penderitaan. Ini adalah kepercayaan diri sepenuhnya kepada Allah. Kesabaran ini menyadarkan orang yang sabar bahwa dia adalah lambang dari firman Allah “sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepadaNya”(ali imran:159) dan” Allah menyukai orang-orang yang sabar”(ali imran:146).

Ketidaksabaran secara tidak langsunng berarti mengeluh tentang Allah, sama dengan mencela tindakan-tindakanNya, menyalahkan rahmatNya, dan mencela kebijaksanaanNya. Sesungguhnya, orang yang lemah, tidak berdaya seharusnya mengeluh kepada Allah karena penderitaan-penderitaannya, bukan mengeluh tentang Allah, seperti yang nabi Yaqub lakukan yang mengatakan: Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku (yusuf:86). Yakni orang yang menderita seharusnya hanya mengadu kepada Allah. Mendorong orang yang lemah untuk mengasihani diri sendiri dengan berkeluh kesah, seolah-olah tentang Allah, misalnya dengan mengatakan “ apa yang telah aku lakukan sehingga hal ini menimpaku?” adalah sia-sia bahkan berbahaya.

  1. Ketaatan beribadah kepada Allah. Karena ketaatannya tersebuta adalah mengangka derajat orang-orang yang sabar menjadi hamba yang sempurna dan dicintainya, yang merupakan tingkat rohaniah yang tinggi.

Dari buku Risalah An-Nur. Said Nursi. Menjawab yang tak terjawab Menjelaskan yang tak terjelaskan (the Letters). Surak ke 23 hal 383-384

Semangat, jadi penyabar itu nikmat.

Nilai persahabatan

Suatu hari, Nabiyullah Isa AS melakukan perjalanan dengan seorang temannya. Mereka hanya berbekal tiga potong roti. Ketika sampai di suatu tempat, mereka berdua beristirahat.

"Bawa roti itu kemari," kata Nabi Isa AS kepada temannya.

Lelaki itu memberikan dua potong roti.

"Mana yang sepotong lagi?" tanya nabi Isa.

"Aku tidak tahu."

Setelah masing-masing makan sepotong roti, keduanya kembali melanjutkan perjalanan hingga sampai ke tepi laut. Nabiyullah Isa menggelar sajadahnya di atas laut, mereka berdua lalu berlayar ke seberang.

"Demi Allah yang telah memperlihatkan mukjizat ini kepadamu, siapakah yang telah makan sepotong roti itu?" tanya Nabi Isa kepada temannya."Aku tidak tahu."

Mereka kemudian melanjutkan perjalanan. Di tengah jalan mereka melihat seekor kijang. Setelah dipanggil, kijang itu pun datang menghampiri beliau. Beliau lalu menyembelih, memanggang dan memakannya. Sehabis makan, Nabi Isa berkata kepada tulang-tulang kijang, "Berkumpullah kamu." Tulang-tulang itu pun berkumpul. Beliau lalu berkata, "Dengan izin Allah, jadilah kalian seperti semula." Tulang-tulang itu segera bangkit dan berubah menjadi kijang."Demi Allah yang telah memperlihatkan mukjizat ini kepadamu, siapakah yang telah makan sepotong roti itu?" tanya Nabi Isa AS."Aku tidak tahu," jawab temannya.

Nabiyullah Isa bersama temannya kembali melanjutkan perjalanan hingga sampai pada sebuah tempat. Mereka duduk beristirahat. Nabiyullah Isa memungut tiga bongkahan batu.

"Dengan izin Allah, jadilah emas," kata Nabi Isa AS.

Batu itu pun segera berubah menjadi emas.

"Ini untukku, yang ini untukmu dan yang satu lagi untuk orang yang telah makan sepotong roti itu," kata Nabiyullah Isa:

"Akulah yang telah makan roti itu," kata temannya.

"Ambillah semua emas ini, aku tak mau berteman dengan pendusta," kata beliau sambil meninggalkan temannya.

Lelaki tadi lalu duduk di dekat emasnya. Ia tidak mampu membawa ketiga-tiganya, tetapi juga tidak rela meninggalkan sebagian darinya. Ketika ia sedang memikirkan cara membawa ketiga bongkahan emas itu, datanglah dua orang lelaki. Melihat keindahan emas itu, timbul keinginan di hati kedua orang itu untuk memilikinya.

"Kalian tidak pantas mengambil milikku dan kalian sama sekali tidak akan mendapatkan bagian," kata pemilik emas.

Melihat mereka berdua hendak membunuhnya, ia segera berkata, "Emas ini kita bagi saja, satu untukku dan sisanya untuk kalian berdua."Mereka pun rela dengan pembagian itu.

"Ambillah secuil dari bongkahan emas ini, pergilah beli makanan," kata pendatang kepada pemilik emas.

Setelah mengambil secuil emas, ia lalu pergi membeli makanan untuk mereka bertiga.

"Untuk apa aku membagi emas itu dengan mereka berdua, emas itu kan milikku," pikir si pemilik emas. Timbullah niat untuk meracuni makanan.

"Jika mereka berdua mati, emas itu akan jatuh ke tanganku lagi," pikir si pemilik emas.

Ia lalu membeli racun yang paling ganas, siapa pun yang memakannya pasti akan mati seketika. Racun itu lalu ia taburkan di atas makanan mereka.

Kedua pendatang tadi juga mempunyai rencana, "Mengapa kita harus memberi dia. Jika telah kembali, kita bunuh saja dia. Emas itu semua akan menjadi menjadi milik kita berdua."

Mereka berdua kemudian membunuh si pemilik emas. Dan dengan perasaan senang karena mendapat emas lebih banyak, kedua lelaki itu kemudian menyantap dengan lahap makanan yang baru saja dibeli.

Beberapa tahun kemudian Nabi Isa bersama kaumnya melewati tempat itu. Mereka melihat tiga bongkahan emas dan tiga kerangka manusia.

"Lihatlah bagaimana dunia memperlakukan mereka," kata Nabi Isa AS kepada kaumnya.

Beliau kemudian berdiri di depan emas dan berkata, "Jadilah seperti asalmu." Emas itu pun kembali menjadi batu.

Orang tua ibarat pohon apel

Suatu masa dahulu, terdapat sebatang pohon apel yangamat besar. Seorang kanak-kanak lelaki begitu gemarbermain-main di sekitar pohon apel ini setiap hari.Dia memanjat pohon tersebut, memetik serta memakanapel sepuas-puas hatinya, dan adakalanya diaberistirahat lalu terlelap di perdu pohon apeltersebut. Anak lelaki tersebut begitu menyayangitempat permainannya. Pohon apel itu juga menyukai anaktersebut.

Masa berlalu... anak lelaki itu sudah besar danmenjadi seorang remaja. Dia tidak lagi menghabiskanmasanya setiap hari bermain di sekitar pohon apeltersebut. Namun begitu, suatu hari dia datang kepadapohon apel tersebut dengan wajah yang sedih. "Marilah bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohonapel itu." Aku bukan lagi kanak-kanak, aku tidak lagi gemarbermain dengan engkau," jawab remaja itu." Aku mahukan permainan. Aku perlukan wang untukmembelinya," tambah remaja itu dengan nada yang sedih.Lalu pohon apel itu berkata, "

Kalau begitu, petiklahapel-apel yang ada padaku. Juallah untuk mendapatkanuang. Dengan itu, kau dapat membeli permainan yang kauinginkan."

Remaja itu dengan gembiranya memetik semua apel dipohon itu dan pergi dari situ. Dia tidak kembali lagiselepas itu. Pohon apel itu merasa sedih. Masa berlalu...Suatu hari, remaja itu kembali. Dia semakin dewasa.

Pohon apel itu merasa gembira."Marilah bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohonapel itu."Aku tiada waktu untuk bermain. Aku terpaksa bekerjauntuk mendapatkan uang. Aku ingin membina rumahsebagai tempat perlindungan untuk keluargaku. Bolehkahkau menolongku?" Tanya anak itu."


Maafkan aku. Aku tidak mempunyai rumah. Tetapi kauboleh memotong dahan-dahanku yang besar ini dan kaubuatlah rumah daripadanya." Pohon apel itu memberikancadangan.Lalu, remaja yang semakin dewasa itu memotong kesemuadahan pohon apel itu dan pergi dengan gembiranya. Pohon apel itu pun turut gembira tetapi kemudiannyamerasa sedih karena remaja itu tidak kembali lagiselepas itu.

Suatu hari yang panas, seorang lelaki datang menemuipohon apel itu. Dia sebenarnya adalah anak lelaki yangpernah bermain-main dengan pohon apel itu. Dia telahmatang dan dewasa."Marilah bermain-mainlah di sekitarku," ajak pohonapel itu." Maafkan aku, tetapi aku bukan lagi anak lelaki yangsuka bermain-main di sekitarmu. Aku sudah dewasa. Akumempunyai cita-cita untuk belayar. Malangnya, akutidak mempunyai boat. Bolehkah kau menolongku?" tanyalelaki itu."

Aku tidak mempunyai boat untuk diberikan kepada kau. Tetapi kau boleh memotong batang pohon ini untukdijadikan boat. Kau akan dapat belayar dengangembira," kata pohon apel itu.Lelaki itu merasa amat gembira dan menebang batangpohon apel itu. Dia kemudiannya pergi dari situ dengangembiranya dan tidak kembali lagi selepas itu. Namunbegitu, pada suatu hari, seorang lelaki yang semakindimamah usia, datang menuju pohon apel itu. Dia adalahanak lelaki yang pernah bermain di sekitar pohon apelitu."


Maafkan aku. Aku tidak ada apa-apa lagi untukdiberikan kepada kau. Aku sudah memberikan buahkuuntuk kau jual, dahanku untuk kau buat rumah, batangkuuntuk kau buat boat. Aku hanya ada tunggul dengan akaryang hampir mati..." kata pohon apel itu dengan nadapilu."

Aku tidak mahu apelmu kerana aku sudah tiada bergigiuntuk memakannya, aku tidak mahu dahanmu kerana akusudah tua untuk memotongnya, aku tidak mahu batangpohonmu kerana aku berupaya untuk belayar lagi, akumerasa lelah dan ingin istirahat," jawab lelaki tuaitu."

Jika begitu, istirahatlah di perduku," kata pohonapel itu.Lalu lelaki tua itu duduk beristirahat di perdu pohonapel itu dan beristirahat. Mereka berdua menangiskegembiraan.

Tersebut. Sebenarnya, pohon apel yang dimaksudkan didalam cerita itu adalah kedua-dua ibu bapa kita. Bilakita masih muda, kita suka bermain dengan mereka.Ketika kita meningkat remaja, kita perlukan bantuanmereka untuk meneruskan hidup. Kita tinggalkan mereka,dan hanya kembali meminta pertolongan apabila kita didalam kesusahan. Namun begitu, mereka tetap menolongkita dan melakukan apa saja asalkan kita bahagia dangembira dalam hidup.Anda mungkin terfikir bahwa anak lelaki itu bersikapkejam terhadap pohon apel itu, tetapi fikirkanlah, ituhakikatnya bagaimana kebanyakan anak-anak masa kinimelayan ibu bapa mereka. Hargailah jasa ibu bapakepada kita. Jangan hanya kita menghargai merekasemasa menyambut hari ibu dan hari bapa setiap tahun.

Do’a Untuk Orang Tua

Ya Allah,

Rendahkanlah suaraku bagi mereka,

Perindahlah ucapanku di depan mereka.

Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan

Lembutkanlah hatiku untuk mereka.

Ya Allah,

Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya

Atas didikan mereka padaku dan

Pahala yang besar

Atas kesayangan yang mereka limpahkan padaku,

Peliharalah mereka

Sebagaimana mereka memeliharaku.

Ya Allah,

Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,

atau kesusahan yang mereka derita karena aku,

atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,

jadikanlah itu semua

Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,

Meningginya kedudukan mereka dan

Bertambahnya pahala kebaikan mereka dengan perkenan-Mu, ya Allah

sebab hanya Engkaulah

yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda.

Ya Allah,

Bila magfirah-Mu telah mencapai mereka sebelumku,

Izinkanlah mereka memberi syafa'at untukku.

Tetapi jika magfirah-Mu lebih dahulu mencapai diriku,

Maka izinkahlah aku memberi syafa'at untuk mereka,

sehingga kami semua berkumpul

Bersama dengan santunan-Mu

di tempat kediaman yang dinaungi kemulian-Mu, ampunan-Mu serta

rahmat-Mu.

Sesungguhnya Engkaulah

yang memiliki Karunia Maha Agung,

serta anugerah yang tak berakhir dan

Engkaulah yang Maha Pengasih Diantara semua pengasih.

****

Mari kita kenang dosa kepada orang tua kita.

Siapa tahu hidup kita dirundung nestapa karena kedurhakaan kita.

Karena kita sudah menghisap darahnya, tenaganya, airmatanya, keringatnya.

Istighfar, istighfarlah

Barangsiapa yang matanya pernah sinis melihat orangtuanya.

Atau kata-katanya sering mengiris melukai hatinya, atau yang jarang memperdulikan dan mendoakannya.

Percayalah bahwa anak yang durhaka siksanya didahulukan didunia ini.

Istighfar yang pernah mendholimi ibu bapaknya.

Astaghfirullahal Adhiim

Astaghfirullahal Adhiim

Kematian adalah Rahmat

Ada banyak aspek alas an kenapa kematian merupakan rahmat bagi umat manusia. Empat hal diantaranya yaitu:

  1. Karena kematian membebaskan manusia dari kesengsaraan hidup, yang semakin meningkat sejalan dengan usia kita. Kematian juga membuka gerbang pertemuan dengan sembilan puluh persen teman-temannya yang telah mati sebelumnya. Maka kematian adalah rahmat yang sangat besar.
  2. Kematian adalah rahmat karena kematian membebaskan kita dari kehidupan duniawi yang sama seperti penjara bawah tanah yang sempit, bergolak dan menyesakkan. Kematian membawa kita kedalam lingkaran luas kasih saying Allah yang kekal’di mana manusia dpat menikmati kesenangan dan kehidupan abadi yang bebas dari penderitaan.
  3. Usia tua dan kondisi yang tak tertahan lagi juga membuktikan bahwa kematian dapat menjadi rahmat yang lebih besar dari pada kehidupan. Misalnya, seandainya orangtuamu dan kakek nenekmu hidup dalam penderitaan di depan matamu, engkau tentu akan mengakui betapa besarnya rahmat kematian karena hiduppun menjadi penderitaan tak tertahankan.
  4. Tidur membawa ketenangan dan perasaan lega, dan tentu saja rahmat, khususnya untuk orang-orang yang sakit dan terkena musibah. Tetapi, bagi orang-orang yang sesat, kehidupan dan kematian adalah siksaan, dan penderitaan yang tiada henti.

Risalah Annur. Menjawab yang tak terjawab menjelaskan yang tak terjelaskan. Said Nursi. Surat pertama.

Cinta dalam Rasail.......

Dunia ini mempunyai dua muka. Pertama yang fana dan sekejap, dan muka yang lain adalah cermin tempat terwujudnya asma-asma Allah, dan sebuah lading yang ditaburi benih-benih untuk dipanen dikehidupan yang akan dating. Kalau pecintanya mampu menoleh dari wajah yang sekejap itu kea rah wajah yang lain, maka cintanya akan dunia dapat berubah menjadi cinta kepada Allah. Ada satu persyaratan lagi untuk perubahan cinta itu yaitu manusia tidak boleh salah sangka, dan mengira dunia fana kecilnya itu sebagai dunia sana yang sangat luas. Seperti orang-orang yang tersesat manusia bias lupa siapa dirinya, ia masuk kedalam dunia eksternal dan jatuh cinta dengannya, maka ia akan jatuh pada lembah pemujaan alam, kecuali ada ytangan luar biasa yang menyelamatkannya.

Kita hendaknya mencintai dunia ini demi buah yang ingin kita petik didunia akhirat. Jika kita bias melakukan, artinya jika kita mampu mengabdikan cinta kita pada buah-buah perbuatan kita dan perwujudan illahi, maka cinta pada dunia akan berubah menjadi cinta pada Allah.

Seorang pecinta yang sensitive merasa kasihan kepada semua makhluk, sehingga perasaannya selalu terluka oleh binasanya semua makhluk yang fana dan indah. Karena ia tidak dapat melakukan apapun untuk makhluk-makhluk itu, ia akan sangat menderita dalam ketidak berdayaannya.

Sebaliknya, Orang yang telah menemukan Allah akan menemukan obat untuk penyakit yang disebabkan oleh rasa saying dan hati lembut. Karena ia menganggap bahwa jiwa-jiwa makhluk hidup, yang merasakan kasihan terhadap apa yang binasa, adalah cermin tempat dipantulkannya nama –nama kekal dari Yang Maha kekal, maka kelembutan hatinya berubah menjadi penerimaan, kenikmatan dan kelapangan hati. Ia melihat bahwa dibalik makhluk-makhluk yang mudah binasa, fana tetapi indah itu, adalah perwujudan abvadi keanggunan murni dan keindahan suci, yang diwujudkan melalui keterampilan dan hiasan yang rumit halus, dan keajaiban-keajaiban yang disukai dan menerangi jiwanya.

Tambahan:

Cinta adalah emosi yang sangat kuat. Jika cinta dirasakan untuk makhluk fana, cinta itu akan melempar sipecinta kedalam duka cita dan penderitaan atau, karena makhluk fana tidak layak menerima cinta setulus itu, cinta itu akan membimbing si pecinta menuju pencarian Dzat Tercinta Yang abadi, dan dengan demikian akan berubah menjadi “cinta sejati”

Risalah Annur. Menjawab yang tak terjawab, menjelaskan yang tak terjelaskan. Said Nursi. Surat pertama

Nafsu manusia

3 macam nafsu manusia.
1. Hawa nafsu yang mendominasi ruh. Nafsu yang selalu menyeruh kepada kejahatan. Yang hatinya sudah tertutup oleh kejahatan, Baik jadi buruk, yang burukpun bisa jadi baik. Namanya Amarah bissu'. Penjelasannya ada dalam QS. 45:23
Artinya:" maka pernahkah kamu melihat orang yang menjadian hawa nafsunya sebagai Tuhannya dan Allah membiarkannya sesat sesuai ilmunya dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan atas penglihatannya? Maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkannya sesat). Maka mengapa kamu tidak mengambil pelajaran.
NAudzubillah, semoga diantara kita tidak ada yang termasuk kedalamnya.
2.Ruh tarik menarik dengan nafsu. Ada saat-saat iman naik dan turun. Saat iman naik maka ruh yang mendominasi tapi saat iman turun maka yang emendominasinya adalah nafsu, dan bisa berakhir menjadi amarah bissu'. Disebut nafsu lawwamah.
Penjelasannya ada dalam QS.4:143
Artinya: Mereka dalam keadaan ragu-ragu antara yang demikian (iman atau kafir):tidak masuk kedalam golongan ini (orang-orang beriman)dan tidak pula golongan itu (orang-orang kafir). Barang siapa yang disesatkan Allah maka kamu sama sekali tidak dapat memberi jalan baginya.
3. Ruh yang mendominasi hawa nafsu. Ini dia nih yang kurindukan. Disebut dengan nafsu mutmainnah. Senantiasa berdzikir, melakukan kebaikan, dimana hawa nafsunya tertahankan oleh keimanannya yan kuat. Pokoknya nafsu mutmainnah ini lah tingkatan yang paling baik.
Penjelasannya dalam QS.89:27-30
artinya:Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhainya. Maka masuklah kedalam jamaah hamba-hambaku . Dan masuklah kedalam surgaku.
Subhanallah ni ajakan looh. Yuuuk sama2 mencapai nafsu mutmainnah.

Naah... sekarang kalian ada di poin nomer berapa?
Dan mau mencapai poin nomer berapa?
Sama2 menilai diri sendiri. Dan jujurlah pada diri sendiri. Hehehehe
So' tauku tuh!!!!!
Kalau tidak salah ingat materi ini aku dapatkan waktu masih di Bekasi, sekitar tahun 2006. Alhamdulillah masih ingat. Biasanya sesuatu yang berkesan itu sulit dilupakan. hehehe

Pandangan matamu

kadang orang tua merasa panik dan aneh karena tiba-tiba permata hatinya menangis terus sepanjang hari tanpa ada sebab yang pasti, sakit...tidak juga, digigit seranggapun tidak lalu????
Penyakit yang diderita oleh anak-anak tidak semua dapat di deteksi oleh ilmu kedokteran. Ada juga sebab syar'i yaitu penyakit 'ain.
Penyakit 'ain atau pandangan mata adalah pandangan seseorang terhadap sesuatu yang dianggap menakjubkan disertai dengan rasa dengki. sehingga mengakibatkan bahaya terhadap yang dipandangnya. 'ain juga dapat terjadi dari pandangan yang penuh kekaguman tanpa disrtai rasa dengki, bahkan bisa terjadi dari orang yang shalih.
penyakit 'ain itu benar-benar ada dan bukan khurafat yang dihubung-hubungkan dengan pujian. Sebagaimana pendapat sebagian manyarakat bahwa pujian pada anak dapat menyebabkan sakit.
Rasulullah saw bersabda"'ain itu benar adanya. Seandainya ada sesuatu yang mendahului takdir , tentu akan di dahului oleh 'ain"riwayat muslim
jadi bukanlah pujian yang mengakibatkan dampak buruk kepada anak yang dipujinya, melainkan bermula dari pandangan mata sang pemuji, baik karena ada rasa iri ataupun benar-benar ada kekaguman terhadap anak.
Tindakan preventif Terhadap 'ain
Melindungi diri dan anakanya dengan membaca ruqyah-ruqyah yang diajarkan dalam islam dan membaca doa
"aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari setiap setan, binatang buas, dan dari setiap mata yang jahat"(riwayat bukhari)
sebaiknya orang tua tidak mengungkapkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki anaknya karena hal itu dikhawatirkan hal itu akan menimbulkan iri pada diri orang lain.

Di posting untuk mama listi. maaf kalau kurang lengkap. karena waktu yang terbatas plus pengetahuan saya juga yang sangat minim. hehehehe

Untuk sahabatku

Sahabat itu seorang yang mengerti dirimu secara keseluruhan. Tak meninggalkanmu di saat kesulitan dan merasakan kebahagiaan yang kau rasakan. Ada saat dia cemburu ketika kau berjalan atau akrab dengan orang lain, tapi tak pernah berusaha memecah keakraban itu melainkan masuk dan membawa damai di dalamnya.
Dialah orang yang senantiasa mengajak dan mengingatkanmu dalam kebaikan. Tak pernah melupakanmu dalam setiap doa yang dipanjatkan. Mendoakan agar Allah memberikan segala yang terbaik untukmu.
Yah... ada saat dia memaksakan kehendak, tapi semata-mata demi kebaikanmu.
sahabat...................
Jangan salah paham dengan tingkah atau perlakuanku. Tujuan kita sama, ingin membawa persahabatan ini kesurga Allah yang penuh dengan keindahan. Aku egois? mungkin saja. Tapi keegoisanku semata-mata karena aku tak ingin kau terpeleset ke dunia yang tak pernah kau tau gelapnya.
Andai kau tau, aku menghawatirkanmu, saat ini kau mungkin menikmatinya tapi aku takut kecintaanmu akannya suatu saat melukai hatimu.
Sahabat......
Kini apa yang bisa kuperbuat? aku tak tau lagi, hanya lantunan doa-doa yang tulus kupanjatkan untukmu agar Allah menunjukkan jalan yang lurus dan kembali pada kebenaran yang hakiki.
Aku ria dengan riamu, namunsekali lagi aku mengingatkanmu bahwa bisa jadi kebahagiaan sesaat ini akan membuatmu menyesal seumur hidup.
sahabat..
Aku selalu ada untukmu, dan aku mengharapkan segala yang terbaik untukmu. Aku tak inginkan yang lain cukup satu " kembalilah kejalan yang lurus, ingatlah bahwa dunia ini hanya tempat persinggahan". Uhibbuki fillah yaaa ukhtii.

Kunci Sukses

  1. Kunci kemuliaan: Taat kepada Allah dan Rasulnya
  2. Kunci Rezeki: Berusaha disertai beristigfar dan bertaqwa
  3. Kunci surga: Mengesakan Allah(tauhid)
  4. Kunci keimanan: Berfikir tentang ayat2 Allah dan makhluk2 ciptaanNya
  5. Kunci kebajikan: Kejujuran
  6. Kunci kehiupan hati: Tadabbur qur’an, mengadu kepada Allah pada waktu sebelum fajar dan segera meninggalkan dosa
  7. Kunci ilmu: bertanya dan mendengar dengan baik
  8. Kunci kemenangan dan kesuksesan: Kesabaran
  9. Kunci keberuntungan: Ketakwaan
  10. Kunci bertambahnya nikmat: Bersyukur
  11. Kunci mencintai akhirat:Zuhud terhadap dunia
  12. Kunci agar dikabulkan oleh Allah: Berdoa

Diantara berjuta Cinta

Kehidupan ini rasanya tak pernah dapat dilepaskan dari apa yang dinamakan 'cinta'. Dengannya menjadi semarak dan indah dunia ini. Lihat saja, bagaimana seorang bapak begitu bersemangat dalam beraktivitas mencari nafkah, tak lain karena dorongan cintanya terhadap anak dan isterinya. Seorang yang lain pun begitu semangatnya menumpuk harta kekayaan, karena sebuah dorongan cinta terhadap harta benda, demikian pula mereka yang cinta kepada kedudukan, akan begitu semangat meraih cintanya.
Itu semua adalah beberapa contoh dari berjuta cinta yang ada. Meskipun kesan yang banyak dipahami orang tentang cinta, identik dengan apa yang terjadi antara seorang pemudi dan pemuda. Padahal cinta tak hanya sebatas itu saja.
Ternyata masalah cinta memang tidak sederhana. Ada cinta yang bernilai agung lagi utama, namun ada pula cinta yang haram dan tercela. Cinta sendiri kalau dilihat menurut islam, maka dapat dikategorikan menjadi tiga bentuk. Kita semestinya tahu tentang model cinta tersebut untuk kemudian mampu memilih mana cinta yang mesti kita lekatkan di hati, mana pula cinta yang mesti kita tinggalkan sejauh-jauhnya.
Cinta kepada AllahCinta model ini adalah cinta yang paling utama. Bahkan kata ulama kita, cinta kepada Allah adalah pokok dari iman dan tauhid seorang hamba. Karena memang Allah sajalah satu-satunya dzat yang patut diberikan rasa cinta.
Segala cinta, kalau kita buat peringkat maka nyatalah bahwa cinta kepada Allah adalah puncaknya. Ia adalah yang tertinggi, paling agung dan paling bermanfaat. Begitu bermanfaat cinta kepada Allah ini, sehingga tangga-tangga menuju kepadanya pun merupakan hal-hal yang bermanfaat pula. Diantaranya berupa taubat, sabar dan zuhud. Apabila cinta diibaratkan sebuah pohon maka ia pun akan menghasilkan buah-buah yang bermanfaat seperti rasa rindu dan ridha kepada Allah.
Mengapa kita mesti cinta kepada Allah ? banyak sekali alasannnya. Diantaranya adalah karena Allah lah yang memberikan nikmat kepada kita, bahkan segala nikmat. Sedangkan hati seorang hamba tercipta untuk mencinta orang yang memberikan kebaikan kepadanya. Kalau demikian, sungguh sangat pantas apabila seorang hamba cinta kepada Allah, karena Dialah yang memberikan semua kebaikan kepada hamba.
"Dan apa-apa nikmat yang ada pada kalian , maka itu semua dari Allah"(QS Al Baqarah : 165)
Seorang hamba di setiap pagi dan petang, siang dan malam selalu berdoa, memohon dan meminta pertolongan kepada Allah. Dari doa tersebut kemudian Allah memberikan jawaban, menghindarkan hamba dari bahaya, memenuhi kebutuhan hamba tadi. Keterikatan ini mendorong hati untuk mencinta kepada dzat tempat ia bermohon.
Setiap insan pun tak lepas dari dosa dan kesalahan, maka Allah selalu membuka pintu taubat kepada hamba tadi, bahkan Allah tetap memberikan rahmah meski hamba kadang tidak menyayangi dirinya sendiri. Kebaikan-kebaikan yang dibuat hamba, tak ada sesuatu pun yang mampu diharap untuk memberi balasan dan pahala kecuali Allah semata.
Terlebih lagi, Allah telah menciptakan hamba, dari sesuatu yang tak ada menjadi ada. Tumbuh, berkembang dengan rizki dari Allah Ta'ala. Maka ini menjadi alasan kenapa hamba semestinya cinta kepada Allah.
Cinta memang menuntut bukti. Tak hanya sekedar ucapan, seperti pepatah orang arab 'semua orang mengaku punya hubungan cinta dengan Laila namun si Laila tak pernah mengakuinya'. Dan wujud cinta ilahi dibuktikan dengan
"Katakanlah apabila kalian cinta kepada Allah maka ikutilah aku (Rasulullah) maka Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian" (QS Ali Imran : 31)
mengikuti sunah nabi dan juga berjihad di jalan Allah Ta'ala.
Cinta karena Allah / cinta di jalan Allah Cinta karena Allah tentu saja mengikuti cinta yang pertama. Seperti dalam kehidupan, ketika kita cinta kepada seseorang maka apa yang dicintai oleh orang yang kita cinta pun kita sukai pula. Cinta karena Allah adalah cinta kepada 'person' yang dicinta Allah seperti para nabi, rasul para sahabat nabi dan orang-orang shalih. Cinta karena Allah jua berujud cinta kepada perbuatan shalih seperti shalat, puasa zakat, berbakti kepada orang tua, memuliakan tetangga, berakhlaq mulia, menuntut ilmu syar'i dan segala perbuatan baik yang lain. Dengan demikian, ketika seoarng muslim mencinta seseorang atau perbuatan maka ia punya sebuah barometer "apakah hadir pada perbuatan maupun orang tadi hal yang dicinta Allah". Bagaimana kita tahu kalau suatu perbuatan dicinta Allah? Jawabnya adalah, apabila Allah perintahkan atau diperintahkan Rasulullah berupa hal yang wajib maupun yang sunnah(mustahab).
Cinta yang disyariatkan diantaranya adalah cinta kepada saudara seiman
"Tidak beriman salah seorang diantara kalian sampai mencintai saudaranya sesama muslim sebagaimana mencintai dirinya sendiri" (HR Bukhari dan Muslim)
Cinta ini bermanfaat bagi pelakunya sehingga mereka layak mendapatkan perlindungan Allah di hari tiada perlindungan kecuali perlindungan Allah saja.
Cinta bersama Allah Kecintaan ketiga ini adalah cinta yang terlarang. Cinta bersama Allah berarti mencintai sesuatu selain Allah bersama kecintaan kepada Allah. Membagi cinta, adalah model cinta yang ketiga ini. Kecintaan ini hanyalah milik orang-orang musyrik yang mencintai sesembahan-sesembahan mereka bersama cinta kepada Allah.:
Kecintaan ini bisa ditujukan kepada pohon, berhala, binatang, matahari, patung , malaikat, rasul dan para wali apabila kesemuanya dijadikan sesembahan selain Allah.
Terus bagaimana cinta kita kepada anak, harta, pakaian, nikah dan kepada hal yang berhubungan dunia ? Cinta yang seperti ini adalah cinta yang disebut sebagai "cinta thabi'i" cinta yang sesuai dengan tabiat artinya wajar-wajar saja. Apabila mengikuti kecintaan kepada Allah, mendorong kepada ketaatan maka ia bermuatan ibadah. Sebaliknya bila mendorong kepada kemaksiatan maka ia adalah cinta yang tercela dan terlarang.

Untuk calon bidadari surga

Nasehat adalah sebuah kejernihan yang sewajarnya hadir dalam kehidupan masyarakat Islam. Terkhusus bagi wanita muslimah yang hidup dizaman ini. Sapaan nasehat adalah penyejuk yang menyegarkan langkah dalam menuju ridha Yang Maha rahmah..

Nasehat ini adalah untuk diri saya pribadi dan untuk antunna yang merasa sebagai muslimah yang beriman dan muslimah yang ingin menjadi muslimah yang lebih baik dari sebelumnya.

Diantara nasehat tersebut adalah:

  1. Wanita muslimah meyakini bahwa Allah adalah Tuhannya, Muhammad adalah nabinya dan Islam adalah agamanya, dan menampakkan jejak keimanan dalam perkataan, amalan dan keyakinan. Maka ia selalu menjauhi murka Allah, takut akan pedihnya azab Allah dan balasan akibat menyelisihi perintah-Nya.
  2. Wanita muslimah selalu menjaga sholat-sholat wajibnya, berwudlu, menjaga kekhusyukan dan ketepatan waktu melaksanakan sholat. Janganlah menyibukkan diri dengan aktivitas yang lain ketika datang waktu sholat. Meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat yang memalingkan dari ibadah kepada Allah. Ia pun menampakkan atsar (bekas) sholatnya dalam peri kehidupan , karena sesungguhnya sholat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar, sholat adalah penjaga terbesar dari kemaksiatan.
  3. Wanita muslimah selalu menjaga hijabnya (mengenakan jilbab) merasa mulia dengan hal tersebut dan dia tidak keluar dari rumah kecuali dalam kondisi berjilbab, dengan jilbab tersebut bertujuan agar Allah menjaganya. Ia pun bersyukur kepada Allah yang telah memuliakan, menjaga dan mengehendaki terjaganya kesuciannya dengan jilbab.

" Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu anak-anakmu dan wanita beriman agar mereka mengenakan jilbab-jilbab mereka."
(al ahzaab: 59)

(bedakan antara jilbab, kerudung, dan himar)

  1. Wanita muslimah selalu mentaati suaminya, bersikap lembut, cinta, mengajaknya kepada kebaikan, menasehati dan menghibur suaminya. Ia tidak mengeraskan suara dan kasar dalam berbicara kepada suaminya. Rasulullah bersabda,

'apabila seorang wanita menjaga shalat lima waktunya, berpuasa di bulan ramadhan, menjaga kehormatannya, dan mentaati suaminya niscaya ia akan masuk surga. (Hadis Shahih jami')

  1. Wanita muslimah senantiasa mendidik putranya untuk taat kepada Allah, mengajarinya dengan aqidah yang benar, menanamkan kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya serta menjauhi maksiat dan akhlaq yang buruk, firman Allah,

'wahai orang-orang yang beriman jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka'. (At tahrim: 6)

  1. Wanita muslimah tidak berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Sabda Rasulullah,

'barangsiapa wanita yang berdua-duaan dengan laki-laki, maka setan yang ke-3 nya'.

Dan wanita muslimah tidak bepergian jauh kecuali untuk keperluan yang tidak bisa ditinggalkan dan disertai mahram dengan berjilbab.

  1. Wanita muslimah tidak berpenampilan atau berdandan seperti kaum laki-laki. Sabda Rasulullah,

'Allah melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki.' (Hadis shahih)

Wanita muslimah juga tidak meniru orang-orang kafir dalam kekhususan dan kebiasaan mereka,

"barang siapa yang bertasyabuh (menyerupai) suatu kaum, maka ia termasuk golongan kaum tersebut" (hadis shahih)

(dizaman sekarang ini, banyak sekali wanita yang merasa nyaman dengan celana padahal celana itu merupakan pakaian untuk kaum pria)

  1. Wanita muslimah adalah da'iyah (orang yang berdakwah) dibarisan kaum wanita dengan menggunakan perkataan yang baik melalui jalan menziarahi tetangganya , menyambung persaudaraan, melalui telpon, memberikan buku-buku dan kaset-kaset Islam. Ia pun beramal dengan apa yang ia ucapkan dan bersemangat dalam menghindarkan diri dari adzab Allah,

'kalau Allah menghidayahi seseorang melalui perantara kamu maka hal tersebut lebih baik bagimu dari pada binatang ternak yang merah (harta dunia yang banyak). (HR. bukhari dan muslim).

  1. Wanita muslimah menjaga hatinya dari kerancuan dan hawa nafsu , menjaga pandangannya dari pandangan-pandangan yang haram, menjaga telinganya dari hal-hal yang melalaikan dari dzikrullah, ini semua yang dinamakan dengan taqwa,

'malulah terhadap Allah dengan sebenar-benarnya, barang siapa yang malu dengan sebenar-benarnya maka jagalah kepalanya dan apa yang ada didalamnya, dan jagalah perutnya serta yang ada didalamnya, ingatlah kematian dan musibah, barang siapa yang menghendaki akhirat hendaknya ia meninggalkan (tidak cinta) perhiasan-perhiasan dunia, barang siapa berbuat demikian niscaya sikap malunya kepada Allah benar. (Hadis Shahih Jami')

  1. Wanita muslimah tidak menyia-nyiakan waktu siang maupun malamnya untuk perbuatan yang tidak ada gunanya, atau melewatkan masa mudanya hilang dengan percuma,

'tinggalkanlah mereka yang menjadikan agamanya sebagai permainan dan kesia-siaan'. (Al An'am: 70)

Allah berfirman tentang orang yang menyia-nyiakan umurnya ,

'alangkah meruginya diri kami dari apa yang telah kami tinggakkan' . (Al An'am: 31)

Sahabat-sahabat muslimah, mari kita bersama-sama melaksanakan nasehat ini, berharap dunia dan akhirat kita mendapatkan kejayaan.

Harus kita jauhi !!!!

Dizaman sekarang ini banyak penyimpangan-penyimpangan yang tidak bisa diingkari. Dan terjadi dihampir semua bidang kehidupan, misalnya saja dalam hal aqidah, ibadah, kemasyarakatan, budaya social, politik, dan yang lain. Baik wanita maupun pria. Namun untuk wanita, banyak sekali penyimpangan yang dilakukan, dan sangat luar biasa hingga terkadang tanpa disadari. Adapun penyimpangan-penyimpangan tersebut diantaranya:

  1. Tidak sopan pada kedua orang tua, tidak berbakti kepada keduanya, misalnya berani mengangkat suara di hadapan keduanya, menghardik dan tidak mentaati keduanya. Penyimpangan ini sangat banyak dilakukan oleh para wanita di zaman ini, tidak hanya dilakukan oleh orang awam saja, namun juga para penuntut ilmunya. Padahal Allah berfirman "Maka janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah !'..."
  2. Banyak ngerumpi hal-hal yang tidak bermanfaat saat berkumpul di majelis-majelis kaum wanita. Misalnya berbicara tentang Allah tanpa illmu, berdusta, membicarakan kejelekan orang lain, mengadu domba dan lain sebagainya. Bagi yang terakhir ini seakan jadi hal umum yang dilakukan di majelis kaum wanita
  3. Meninggalkan amar ma'ruf & nahi mungkar serta dakwah di kalangan kaum wanita. Mungkin karena malu atau takut pada mereka

"dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan sebagian mereka adalah penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh mengerjakan yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, mendirikan sholat, menunaikan zakat dan mereka taat pada allah dan rasulnya. Mereka itu akan diberi rahmat oleh allah sesungguhnya allah maha perkasa lagi maha bijaksana.(QS At- Taubah : 71)

  1. Tidak menundukkan / memalingkan pandangan ketika melihat pria yang bukan mahramnya seolah-olah perintah untuk memalingkan pandangan hanya berlaku untuk pria saja, tidak untuk wanita. Firman Allah,

"katakanlah kepada wanita yang beriman hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya"

(QS An-Nur: 31)

  1. Seorang wanita melihat wanita lain kemudian menceriterakannya dengan detail kepada salah seorang kerabatnya seolah-olah dia melihatnya secara langsung demikian detailnya, padahal tidak ada tujuan-tujuan sar'i yang dibolehkan agama seperti untuk nikah misalnya.

"janganlah seorang wanita berkumpul dengan wanita lain kemudian menceriterakannya pada suaminya seolah-olah dia (suami) melihatnya langsung" (Mutafaqun alaih)

  1. Meniru penampilan pria, baik dalam hal pakaian , gerakan, cara berjalan atau gaya bicaranya. Rasulullah saw, bersabda

"Allah melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan melaknat wanita yang memakai pakaian pria"

beliau juga bersabda,

"Allah melaknat orang-orang yang meniru pria dari kaum wanita"
(HR. Abu Dawud)

Terima kasih

Hari yang melelahkan. Senandung berita bahagia bernyanyi di telingaku, isyarat wajib kuungkap rasa syukur yang tiada tara. Pujian pada penciptaku yang telah berikan kemudahan dalam setiap langkah gontaiku dengan penuh pengharapan padaNya. Memulai setiap langkahku dengan sebutan namaNya nan indah tanpa kaku dan penuh semangat.
Petang mulai berganti gelap. Adzan yang berkumandang mengingatkanku akan satu kewajiban yang hampir saja terlewatkan. Aku teringat akan kepedihan jiwaku yang sedikit mengikis rasa syukurku sebelum kusucikan diri dengan butiran-butiran air wudhu yang sanggup membersihkan jasad dan jiwaku. Sesaat aku larut dalam kesedihan akan hilangnya seorang yang pernah memberiku semangat dalam hidup, semangat meraih mimpi, dan semangat dalam dakwah yang dulu tak pernah kusangka akan kujalani dengan penuh perjuangan dan semangat bagai api yang berkobar namun dingin dengan kasih sayang sejati.
Hari ini aku ingat mereka yang pernah mengisi hatiku dengan obat dari keputus asaan. Kini mereka tak lagi menengokku, karena keegoisanku bagi mereka. Namun aku tak akan pernah lupakan itu karena Rabb yang Maha Tau atas segala sesuatu akan menggantikannya dengan sosok yang baru. Hakikinya mereka menjauhiku namun maknawinya mereka ada dalam setiap langkah perjuanganku dalam dakwah Iman dan qur'an, dimana mereka yang pernah membagi ilmu dan memberiku semangat dakwah yang luar bisa ini tetap ada dalam selimut kasih sayang Allah yang senantiasa kupinta dalam doaku untuk mereka.
Betapapun engkau telah menjauhkan diri padaku, namun aku takkan pernah lupakan kebaikanmu. Terimakasih dan aku tak dapat membalasnya karena aku tak memiliki apa-apa yang bisa kuberikan. Semoga Allah membalas kebaikanmu dengan lipatan Rahmatnya yang tak pernah berhenti menyelimutimu di dunia dan akhirat.